Page 3 - Working Paper (Tax Amnesty dan Faktor Penentu Keberhasilannya: Pelajaran dari Beberapa Otoritas Pajak)
P. 3

DDTC Working Paper 1416
                                                                                                            3


                   1.  Tax Amnesty Program:                               Tax amnesty can be defined as forgetting of
                      Pengertian dan Perdebatan                           tax penalties in exchange for the voluntary
                                                                          payment by the  taxpayer  of  unassessed tax
                      Sebagai   bagian   dari   upaya   memenuhi          due in prior periods, which were the result
                   kebutuhan  fiskalnya  banyak  pemerintah  (baik        of fraud or negligence […]. This is normally
                   di  tingkat  nasional  maupun  sub-nasional)           a one-time opportunity, after which the
                   berpaling pada tax amnesty program atau program        immunity will be withdrawn forever.
                   pengampunan  pajak  (selanjutnya  dalam  artikel
                   ini disingkat PPP). Dengan karakteristik demikian   Program     pengampunan     pajak   telah
                   dapat dipahami bahwa motivasi utama dari hampir   diberlakukan  oleh banyak  pemerintah baik  di
                   semua pemberlakuan PPP adalah untuk memenuhi     tingkat nasional maupun sub-nasional. Di tingkat
                   target  jangka  pendek  penerimaan  negara.  Alm   nasional,  misalnya, beberapa di negara Eropa,
                   (1998)  menyebut  program  pengampunan  pajak    Amerika  Latin,  Asia,  dan  kawasan  Pasifik  telah
                   sebagai sebuah ‘controversial revenue tool’  (p.1).   memberlakukan program serupa (Alm 1998, p.1)
                   Sebagian  kalangan  bahkan  meyakini  bahwa      (Tabel 1).Sedangkan di tingkat sub-nasional, dalam
                   keuntungan yang dihasilkan dari program ini tidak   periode  sembilan  tahun  dari  1981  hingga  1990
                   lebih baik dari dampak buruk yang dalam jangka   saja  sudah  28  negara  bagian  di  Amerika  Serikat
                   panjang  akan  ditimbulkannya.  ‘Tax amnesty:    telah  memberlakukan  PPP  (Dubin,  Greatz,  and
                   short-term solution with long-term problems’ tulis   Wilde 1992, p.1057).
                   majalah online Governing (2013) dalam salah satu
                                                                       Indonesia saat  ini sedang dalam  tahap
                   artikelnya.  Smith  (2003)  bahkan  menyebutkan
                   bahwa  pada  sebuah  PPP ‘hidden  costs outweigh   pembahasan  untuk  memberlakukan program
                                                                    serupa dengan  scope  yang  lebih  luas  daripada
                   benefits’.
                                                                    yang  pernah  diperkenalkan  pada  tahun  2008.
                      Program  pengampunan  pajak  pada  umumnya    Program yang diberlakukan di tahun 2008 dengan
                   memperkenankan  perorangan  atau  perusahaan     karateristik  yang hampir sama, dikenal  dengan
                   untuk melunasi pajak yang belum dibayar dengan   nama generik Sunset Policy, penulis menyebutnya
                   tidak menjadikannya sebagai subyek bagi sebagian   limited  tax  amnesty  program  mengingat  scope
                   atau  seluruh  pengenaan  sanksi  finansial  atau   pengampunannya yang terbatas, terutama karena
                   pidana, sebagaimana pada umumnya diberlakukan    aspek tuntutan pidana belum  dimasukkan pada
                   pada suatu kasus penghindaran pajak (Alm 1998,   saat itu. Artikel ini tidak akan membahas mengenai
                   p.1).  Dengan  definisi  yang  kurang-lebih  serupa   PPP yang akan diberlakukan di Indonesia, namun
                   Angelini (1997, p.184) menambahkan bahwa PPP     lebih  pada mencari karakter penting  yang  dapat
                   umumnya diberlakukan hanya sebagai satu kali     dipelajari  dari  kebijakan  serupa  yang  pernah
                   kesempatan:                                      diterapkan di yuridiksi lain di dunia. 1


                                                                    1  Ketika kata  ‘yurisdiksi’ digunakan berarti dapat  mengacu pada
                                                                    yurisdiksi setingkat negara (nation) atau negara bagian (sub-nation).




                         Table 1 - Daftar Negara yang Telah Menerapkan Tax Amnesty Program dan Periode Pemberlakuannya
                    Sub-nasional level                         Periode Waktu       Nasional level *)
                    Negara-negara bagian AS
                    Illinois (#1)                              Des ’81-Agt ‘82     Eropa
                    Idaho                                      Nov ’82-Jan ‘83     Belgia
                    Missouri                                   Jan ’83-Agt ‘83     Perancis
                    North Dakota                               Jan ’83-Okt ‘83     Irlandia
                    Massachusetts                              Okt ’83-Jan ‘83     Italia
                    Alabama                                    Jan ’84-Apr ‘84     Swiss
                    Kansas                                     Jan ’84-Sep ‘84     Amerika Latin
                    Oklahoma                                   Jul ’84-Des ’84     Argentina
                    Minnesota                                  Agt ’84-Okt ‘84     Bolivia
                    Illinois (#2)                              Okt ’84-Nov ‘84     Brasil
                    California                                 Des ’84-Mar ‘85     Chile
                    New Mexico                                 Agt ’85-Nov ‘85     Kolombia
   1   2   3   4   5   6   7   8