Page 12 - Working Paper (Insentif Pajak untuk Kegiatan Filantropi)
P. 12

DDTC Working Paper 1617
                                                                                                            12


                     Gambar 4. Perbandingan RGB Index di Indonesia dengan Rata-rata Tiap Kelompok Pendapatan, 2014

                       12.0


                                                                                                   10.0
                       10.0
                                    8.9


                        8.0                        7.4
                                                                   6.9
                     RGB Index  6.0                                                5.8





                        4.0



                        2.0


                        0.0
                                   Negara         Negara          Negara         Negara          Indonesia
                               Berpendapatan   Berpendapatan   Berpendapatan   Berpendapatan
                                   Tinggi        Menengah        Menengah        Rendah
                                                  Ke Atas        Ke Bawah

                     Sumber: Elaine Quick, Toni Ann Kruse dan Adam Pickering, Rules to Give By: A Global Philanthropy Legal Environment Index, (Nexus, McDermott Will & Emery, CAF, 2014).
                                  Survei diadakan pada 177 negara. Klasifikasi negara dalam kelompok pendapatan mengacu pada klasifikasi World Bank.


                   kegiatan  sosial.  Kedua,  adanya  suatu  insentif   dijelaskan sebagai adanya ketersediaan orang kaya
                   pajak  bagi  donator,  baik  untuk  individu  maupun   di negara berpendapatan  tinggi,  yang  kemudian
                   korporasi. Terakhir, di  negara-negara yang      dioptimalkan  kontribusinya  oleh negara  melalui
                   mengimplementasikan  pajak  warisan,  acapkali   peraturan.
                   juga  ditemukan  suatu  insentif  bagi  dana  warisan
                                                                       Hal  ini  juga  bisa  dijelaskan  sebagai  berikut.
                   yang dihibahkan untuk kegiatan amal atau sosial.
                                                                    Dengan  tingkat  kekayaan  yang  rendah  di  negara
                      Dari survei yang dilakukan oleh Quick, Kruse,   berkembang, motivasi untuk  kegiatan  amal  serta
                   dan Pickering  pada tahun  2014  terhadap 177    permintaan  insentif dari publik  sebagai calon
                   negara  di  dunia,  mayoritas  negara  (171  negara   donor  relatif  rendah.  Selain  itu,  tuntutan  dari
                   atau 97% dari negara responden) telah memiliki   organisasi  filantropi  atas  diberikannya  insentif
                   paling tidak salah satu jenis insentif untuk kegiatan   juga nyaris tidak ada. 54
                   filantropi  tersebut.  Artinya,  di  banyak  negara,
                                                                       Menariknya, Indonesia, walaupun menjadi salah
                   kegiatan  filantropi  merupakan  sesuatu  yang
                                                                    satu  anggota  kelompok  negara  berpendapatan
                   didorong dan didukung.
                                                                    menengah ke bawah, memiliki  skor  RGB Index
                      Studi  ini  juga  memberikan  nilai  Rules to Give   yang  tinggi,  yaitu:  10.0.  Hal  ini  juga  lebih  tinggi
                   By  (RGB)  Index  yang  mengukur  sejauh  mana   daripada rata-rata  skor  RGB Index  di negara
                   komitmen suatu  negara  dalam  mendorong         berpendapatan  tinggi. Agaknya, pola sosial  dan
                   kegiatan  filantropi  melalui  peraturan  (pajak)   budaya  filantropi  yang  tinggi  di  Indonesia  telah
                   yang  dimilikinya.  Skor  dari  RGB Index  terentang   mampu  diterjemahkan  oleh  pemerintah  sebagai
                   dari  0  (negara  tidak  mendukung  kegiatan     suatu  kegiatan yang perlu mendapat perhatian
                   karena tidak memiliki aturan insentif) hingga 11   melalui berbagai aturan mengenai insentif.
                   (negara  memiliki  seluruh  tools  peraturan untuk
                                                                       Selanjutnya,  insentif  pajak  yang  paling  umum
                   mendorong kegiatan filantropi). Skor yang dimiliki
                                                                    diterapkan adalah adanya pemberian tax exemption
                   oleh masing-masing negara  ternyata  berkorelasi
                                                                    untuk organisasi filantropi. Di mana, penghasilan
                   dengan tingkat pendapatannya, di mana semakin
                   tinggi pendapatan  suatu  negara akan diikuti
                   dengan upaya pemerintah untuk  mendorong         54. Elaine Quick, Toni Ann Kruse dan Adam Pickering, Rules to Give By:
                   kegiatan  filantropi.  Hal  ini  mungkin  dapat   A Global Philanthropy Legal Environment Index, (Nexus, McDermott Will
                                                                    & Emery, CAF), 35.
   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17